malam yang sangat hening di Kalimati.
aku sendiri tidur diluar dengan alas alumunium foil dan kantong tidur, ternyata di kalimati tidak sesuai dengan perkiraanku. disni begitu sejuk dan dinginnya sama seperti di kota malang waktu hujan.
malam itu ada 2 api unggun yang baranya keliatan dari tempat aku merebahkan diri. 1 bara unggun dari turis perancis dan satunya berada di daerah tenda turis thailand.
karena badan capek. saya memutuskan untuk memejamkan mata di waktu yang saya gak tahu tempatnya.
setelah semua selesai makan saya membuat perapian dari kayu yang dikumpulkan tadi sore. begitu hangat dan terasa mulai panas. setelah cukup waktu persiapan jam 01.00 kami mulai perjalanan dengan satu dari anggota kami bertugas menjaga tenda dan perlengkapan yang sengaja kami tinggalkan di tenda. mbak nur lah yang menjaga tenda, karena fisiknya tidak kuat untuk mengikuti perjalanan ke Mahameru.
malam tidak menghalangi pandangan kami, karena bulan juga membantu penerangan dengan seberkas cahayanya.
setelah satu setengah jam perjalanan, kami smpai di Arcopodo. di sini kami istirahat. setelah dirasa cukup kami melanjutkan perjalanan. medan semakin berat, Mahameru terlihat semakin megah, jalanan yang tadi berupa tanah mulai berganti dengan medan pasir dan terasa amat licin.
jalan menuju semakin menyempit, sebelah kanan nampak jurang yang menjadi aliran lahar dari Gn. Semeru. tibalah kami di batas vegetasi. menjulang tinggi hamparan pasir, dan begitu besarnya gunung ini.
kami terus bersemangat untuk mencapai puncak tertinggi di pulau jawa ini.
pasir berasa amat licin, kami melangkah dua langkah dan akan merosot satu langkah. semua fisik dari anggota kami mulai berkurang drastis, karena di isi oleh pop mie.keadaan ini tidak menggoyahkan tekad kami untuk mundur. karena kami mengantongomi apel untuk mengganjal perut.
-posisi paling ujung disana ada mas candra.
-posisi tengah ada saya
-posisi pangkal ada mbak yulia, mas nendy, mas irwan, mas saji dan mas nuri.
pertama mas nuri, karena kakinya terkilir.
kemudian mas nendy dan mas saji, karena kondisis fisik yang kuarang bagus alias mulai dilanda lapar.
tinggal kami berempat dan pada akhirnya saya berhenti karena kaki saya terkilir. saya beristirahat semabri menunggu mbak yulia dan mas irwan. tepat pada pukul 04.30WIB. mbak yulia dan mas irwan sampai pada dimana posisi saya istirahat. dan saya pamit untuk turun dan memberi semangat kepada mereka untuk melanjutkan pendakian.
cerita dari mereka bertiga :
asetelah saya turun, mereka melanjutkan perjalan selama dua jam pendakian, ternyata mbak yulia tidak bisa melanjutkan perjalanan karena PMS.
yang berhasil mencapai puncak mahameru ialah mas candra dan mas irwan.
mereka mengabadikan keindahan di puncak mahameru. sangat indah sekali.
mereka mengabadikan keindahan di puncak mahameru. sangat indah sekali.
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar